//
you're reading...
Herbal

Kopi yang Sedap

 

Di saat udara dingin dan badan kurang sehat karena serangan flu, secangkir wedang kopi bisa menjadi minuman penghangat. Membuat wedang kopi gaya tradisional tidaklah sulit. Bisa diracik dengan aneka rempah lainnya. Wedang kopi juga cocok buat sajian arisan atau acara kumpul keluarga di awal musim hujan ini. Coba simak dulu info lengkapnya berikut ini.

Jenis Kopi: Wedang kopi adalah kopi tubruk atau air kopi yang diseduh langsung di cangkir atai poci dan tidak memakai coffee maker. Jenis biji kopi yang dipakai tergantung selera, bisa Arabica, Robusta, kopi Jawa, Kalimantan, Sumatra atau dari daerah lain. Pastikan kopi bubuk baru digiling dan masih beraroma tajam saat akan diseduh.

Rempah: Untuk menambah manfaat dari air kopi, bisa ditambahkan kayu manis, serai, cengkih, jahe, lada putih, lada hitam, kapulaga, pekak dan lain-lain. Secara tradisional, rempah direbus bersama air hingga mendidih beberapa saat. Air kemudian disaring dan dipakai untuk menyeduh kopi. Bisa juga air, kopi dan rempah direbus bersama-sama. Tambahan rempah inilah yang memberi aroma dan rasa yang berbeda dan membuat tubuh lebih hangat. Yang terkenal adalah kopi jahe, air direbus dengan jahe dan serai lalu diseduh bersama kopi bubuk.

Gula: Gula bukan hanya memberi efek manis tetapi juga aksen rasa dan aroma yang berbeda. Bisa dipakai gula pasir, gula palem, gula batu atau gula aren. Sebaiknya potong kecil-kecil agar gula mudah larut. Pemilihan dan pemakaian jenis gula tergantung selera.

Air: Sebaiknya gunakan air bersih yang bagus mutunya, tidak beraroma lumpur, tanah atau kaporit. Didihkan air dalam ceret hingga mendidih beberapa saat. Matikan api dan diamkan beberapa saat sebelum dipakai untuk menyeduh.

Tambahan: Sebagai tambahan rasa, air kopi bisa ditambahkan creamer, susu cair, susu kental manis, krim segar atau santan encer. Tentu saja air kopi rasanya menjadi lebih gurih. Sebaiknya jangan terlalu banyak memberi tambahan rasa gurih ini agar aroma dan rasa kopi tetap tajam atau kuat.

 

About Hijaukubumiku

Jangan Pernah berhenti Untuk memperkecil Kerusakan lingkungan Satu Pohon seribu Kehidupan

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Coretan Dinding

%d bloggers like this: