//
you're reading...
Politik, Potret Indonesia

Mau Dibawa Kemana Negara kita Tercinta

Ketika mata kita terbuka, ketika pandangan kita arahkan ke segala penjuru, kita akan menemukan banyak pemandangan yang indah. Lihatlah pepohonan itu, teduh dan memberikan kesejukan bagi siapa saja yang bernaung di bawahnya. Lihat juga pesawahan itu, berisi hamparan padi yang tinggal menunggu panen. Atau lihatlah perkebunan itu, beraneka tanaman perkebunan yang banyak memberikan manfaat kepada semua.

Saya merasa, semua keindahan yang ada seakan berbicara pada kita bahwa semua ditujukan untuk kita semua. Sesekali daun-daun melambai, angin berhembus sejuk, berhembus membuat jiwa dan raga kita terasa tenteram.Bila demikian yang kurasakan, rasanya saya ingin selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Betapa Allah telah memberi kita nikmat yg begitu banyak kepada negeri kita dengan sumber daya alam yg sangat indah. Lalu saya pun bertanya dalam hati, adakah negeri yang bisa mengalahkan indahnya negeri kita yang tercinta ini? Sebuah negeri yang bernama Indonesia. Saya merasa hanya Indonesia yang mempunyai semua itu.

Oh Indonesia…Sebuah negeri yang sangat terkenal dengan sumber daya alam, dengan panorama yang begitu indah. Saya kira tidak ada satupun negara yang meragukan itu. Indonesia terkenal dengan hutan yang lebat dan rindang, lautan yang luas, hasil tambang yang melimpah, perkebunan yang beragam, dan seterusnya. Bukan hanya kekayaan alam yang melimpah, tapi juga kekayaan tradisi dan budaya yang sangat kaya. Dari semua kekayaan tradisi dan budaya itu, saya berpendapat Pancasila adalah puncak dari penyatuan nilai-nilai itu semua.

Pancasila adalah sebuah ideologi bangsa Indonesia yang bersumber dari nilai-nilai budaya dan religi bangsa Indonesia. Selayaknya nilai-nilai tersebut dapat dimengerti, dihayati, dan juga diamalkan. Tapi apa yg terjadi, kenyataan yang ada sekarang Pancasila hanya seperti angin yang masuk telinga kanan lalu keluar telinga kiri. Pancasila dalam kehidupan sehari-hari tak lebih dari wacana yang diajarkan di sekolah-sekolah dan hamya diingat menjelang ujian sekolah. Sungguh Tragis!!!

Rasa tragis itu semakin pedih rasanya ketika saya mendengar bahwa Indonesia ditempatkan pada nomor 3 sebagai negara terkorup di dunia. Gila! Di tengah semangat yang menggebu-gebu untuk memberantas korupsi, kita dihadapkan pada kenyataan yang sangat memilukan. Sebenarnya Indonesia adalah negara yang sangat kaya dengan kekayaan alam, dengan berbagai macam kesenian. Tapi selama ini Kekayaan alam kita entah tidak tahu kemana arahnya. Selama ini di Indonesia masih ada saja orang-orang yang tinggal di kolong jembatan, menjadi gelandangan, tuna wisma, dan seterusnya. Lalu kemana kekayaan negeri kita? Apakah kekayaan Indonesia tersebut habis dimakan para koruptor yang sangat gila harta? Berita yang ada selama ini hanya korupsi, korupsi dan korupsi. Di TV, di radio, di koran-koran selalu yang dibicarakan adalah korupsi yang tak pernah habis. Rasanya menyebalkan saja, korupsi yang dilakukan banyak pelaku mulai dari yang bernilai jutaan, ratusan juta, milyaran, bahkan sampai triliunan. Bukankah semua uang itu adalah milik rakyat? Tapi dengan nafsu binatang, habis dimakan oleh orang-orang yang tidak bermoral, orang-orang tidak beriman yang tidak memiliki rasa kemanusiaan.

Apakah mereka tidak berfikir dampak dari apa yang mereka lakukan selama ini? Atau mungkin yang ada di fikiran mereka hanya uang, uang, dan uang saja? Kemana orang-orang yang bertugas dan menjadi pelayan di di negara ini? Kenapa dari presiden, DPR, MPR dan polisi tidak ada satu pun yg mampu memberantas korupsi? Atau mungkin malah mereka yang mendalangi semua ini? Keadaan semakin tak karuan ketika kita saksikan banyak para hakim, jaksa, polisi ditangkap satu persatu karena kasus korupsi. Mereka yang selama ini kita harap dapat menegakkan hukum di Indonesia ini, malah melakukuan hal yang seharusya mereka berantas, yaitu korupsi. Apakah ini yang dinamakan negara hukum? Hukum yang berlaku hanya untuk rakyat jelata yang miskin.

Menurut saya, hanya ada satu cara menemukan solusi korupsi, yaitu penanaman rasa kesadaran dari diri rakyat Indonesia bahwa korupsi merupakan tindakan yang sangat keji dan juga tidak bermoral. Korupsi adalah mencuri hak-hak rakyat miskin, saya yakin 100% apabila semua warga Indonesia sudah sadar

Kini, apa yang mesti kita lakukan? Ayolah kawan jangan berdiam diri. Negara kita sudah terlalu banyak menderita. Sudah terlalu banyak rakyat Indonesia yang mati kelaparan. Sudah saatnya kita menghargai negara mulai dari hal yang kecil dan sederhana. Kita bisa memulai dari kedisiplinan ketika mengikuti upacara. Bukan rahasia, jika kita sedang mengikuti upacara pasti tidak dijalani dengan serius. Seharusnya ketika kita mengikuti upacara harus dengan penuh keseriusan. Karena kita beruntung, sekarang kita bisa menjalani upacara dengn leluasa tanpa ada rasa takut karena serangan dari musuh. Ini berbeda ketika jaman penjajahan dulu.

Ayolah kawan kita semua bersatu untuk membangun Indonesia menjadi negara yang maju adil, makmur dan sejahtera. Tunjukkan kepada dunia bahwa engkau mampu mensejajarkan diri dengan Negara-negara manapun di dunia. Untukmu Garuda, terbanglah tinggi, melintasi seluruh penjuru negeri..MERDEKA!

About Hijaukubumiku

Jangan Pernah berhenti Untuk memperkecil Kerusakan lingkungan Satu Pohon seribu Kehidupan

Discussion

4 thoughts on “Mau Dibawa Kemana Negara kita Tercinta

  1. Merdeka!
    Korupsi harus di berantaskan hehe..

    Posted by allfine | 10 April 2011, 23:14
    • Korupsi dan teroris musuh besar bangsakita. Orang-orang yang melakukan perbuatan laknat tersebut sangat lah merugikan banyak orang dan menyiksa rakyat indonesia HUKUM MATI KORUPTOR! kirim Keneraka! Merdeka🙂

      Posted by Hendry Ferdinan | 11 April 2011, 08:54
  2. sangking kencangnya korupsi di negeri kita sampe2 ada ceritanya loh di akhirat..baca deh di sini http://adiarraihan.wordpress.com/2011/03/09/jam-indonesia-di-akhirat/

    Posted by amisha syahidah | 13 April 2011, 09:46

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Coretan Dinding

%d bloggers like this: